Sholat Tarawih, Ibadah Penuh Berkah di Bulan Ramadhan

Ketika tiba bulan Ramadhan, umat Islam diwajibkan melaksanakan ibadah puasa pada siang hari. Hal itu sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S. Al Baqarah ayat 183:
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Dengan demikian puasa merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan bagi tiap orang Muslim sebagai bentuk takwa kepada Allah. Apapun profesinya, selama orang itu Muslim dan memenuhi syarat maupun rukun puasa, maka ia wajib melaksanakan. Pelaksanaan puasa sebagaimana definisinya ialah menahan diri dari lapar, haus, dan hawa nafsu sejak terbit matahari hingga terbenam matahari. Sehingga dalam melakukan ibadah puasa pada siang hari diiringi dengan berbagai aktivitas bekerja maupun pekerjaan masing-masing.

Lalu pada malam hari, ada ibadah spesial yang hanya terdapat pada bulan Ramadhan saja. Yakni sholat tarawih. Meskipun hukumnya sunnah, namun pahala dan berkah yang didapatkan dari sholat tarawih melebihi sholat pada umumnya. Sayangnya, masih banyak umat Muslim yang menganggap sepele sholat tarawih ini. Dan masih banyak pula yang enggan mengerjakannya. Maka, mumpung tahun ini kita berjumpa kembali dengan bulan Ramadhan, mari tunaikan amal ibadah puasa pada siang hari dan dilengkapi dengan ibadah sholat tarawih pada malam hari. Berikut ini Fadilah atau keutamaan sholat tarawih mulai malam kesatu hingga malam ketiga puluh, berdasarkan dari sumber kitab Durotun Nasihin.

  1. Malam pertama, Keluarnya Dosa Orang Mukmin.
    Diriwayatkan dari Ali bin Abi Tholib Radhiallahu Anhu, bahwa sesungguhnya Ali berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan tarawih di Bulan Ramadan. Maka Nabi SAW menjawab: “pada malam pertama keluarlah dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) sebagaimana ibunya melahirkan ia di dunia”.
  2. Malam ke-2, Diampuni dosa kedua orang tua.
    Pada malam yang ke 2, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya dan dosa ke-2 orang tuanya jika keduanya mukmin.
  3. Malam ke-3, Diampuni Allah.
    Pada malam yang ke 3, malaikat di bawah arsy berseru mulailah melakukan amal kebaikan (sholat tarawih) maka Allah akan mengampuni dosamu.
  4. Malam keempat, Berpahala seperti Membaca Al-Qur’an.
    Pada malam yang ke 4, bagi yang melakukan tarawih dapat pahala sebagaimana pahala orang yang membaca kitab taurat, injil, zabur dan Al-Qur’an.
  5. Malam ke-5, Dapat Pahala seperti Salat di Masjidil Haram.
    Pada malam yang kelima, Allah memberikan pahala bagi yang tarawih sebagaimana pahalanya orang yang sholat di Masjidil Haram, masjid Madinah/Nabawi dan Masjidil Aqsho.
  6. Malam keenam, Pahala Thawaf.
    Pada malam yang keenam, Allah memberikan pahala pada orang yang bertarawih sebagaimana pahalanya orang yang thawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah memintakan ampunan pada-Nya.
  7. Malam ke-7, Ditolong dari Serangan Jahat.
    Pada malam yang ketujuh, yang melakukan tarawih seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir’aun dan Haman.
  8. Malam ke-8, Dapat Anugerah.
    Pada malam yang kedelapan, Allah akan memberi anugerah sebagaimana anugerah yang diberikan pada Nabi Ibrahim alaihis salam.
  9. Malam ke-9, Ibadahnya seperti Para Nabi.
    Pada malam yang ke 9, seolah-olah orang yang tarawih beribadah pada Allah sebagaimana ibadahnya para Nabi.
  10. Malam ke-10, Diberi Rezeki Dunia dan Akhirat.
    Pada malam yang ke 10, Allah akan memberi rizki yang lebih bagus di dunia maupun akhirat bagi yang tarawih.
  11. Malam ke-11, Keluar dari Dunia seperti Orang Baru Dilahirkan.
    Pada malam yang ke 11, orang yang tarawih kelak ia akan keluar dari dunia (mati) seperti hari di mana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.
  12. Malam ke-12, Wajahnya seperti Bulan Purnama.
    Pada malam yang ke-12, pada saat hari kiamat datang wajahnya orang yang tarawih bersinar bagaikan rembulan di malam purnama.
  13. Malam ke-13, Selamat dari Keburukan.
    Pada malam yang ke 13, pada saat hari kiamat tiba orang yang tarawih akan selamat dari segala macam keburukan.
  14. Malam ke-14, Tidak Dihisab di Hari Kiamat
    Pada malam yang ke 14, malaikat pada menjadi saksi bagi yang tarawih bahwa ia sudah melakukan sholat tarawih maka Allah tidak menghisabnya besok di hari kiamat.
  15. Malam ke-15, Malaikat Memintakan Ampunan.
    Pada malam yang ke 15, para malaikat dan para malaikat penyangga arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit pada memintakan ampunan pada orang yang sholat tarawih.
  16. Malam ke-16, Selamat dari Neraka.
    Pada malam yang ke 16, Allah akan mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga bagi yang tarawih.
  17. Malam ke-17, dapat pahala para nabi.
    Pada malam yang ke-17, orang yang tarawih akan diberi pahala sebagaimana pahalanya para nabi.
  18. Malam ke-18, Diridhoi Allah.
    Pada malam yang ke-18, malaikat telah berseru (pada orang yang tarawih) wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridhoimu dan kedua orang tuamu.
  19. Malam ke-19, Diangkat Derajat di Surga Firdaus.
    Pada malam yang ke-19, Allah akan mengangkat derajat-derajat yang tarawih di Surga Firdaus.
  20. Malam ke-20, Pahala Mati Syahid.
    Pada malam yang ke-20, orang tarawih akan diberi pahala seperti pahala orang-orang yang mati syahid dan orang-orang sholih.
  21. Malam ke-21, Dibangunkan Rumah dari Cahaya di Surga.
    Pada malam yang ke-21, Allah akan membangunkan rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuk yang tarawih.
  22. Malam ke-22, Selamat dari Kesusahan di Hari Kiamat.
    Pada malam yang ke-22, jika hari kiamat tiba maka yang tarawih akan selamat dari segala bentuk kesusahan dan kebingungan.
  23. Malam ke-23, Dibangunkan Kota di Surga.
    Pada malam yang ke 23, Allah akan membangunkan kota di dalam surga bagi yang tarawih.
  24. Malam ke-24, Doanya Dikabulkan.
    Pada malam yang ke-24, orang yang tarawih akan memperoleh 24 doa yang mustajab/manjur.
  25. Malam ke-25, Dihilangkan dari Siksa Kubur.
    Pada malam yang ke-25, Allah akan menghilangkan siksa kubur dari orang yang tarawih.
  26. Malam ke-26, Dapat pahala 40 Tahun.
    Pada malam yang ke-26, Allah meningkatkan baginya pahala selama empat puluh tahun.
  27. Malam ke-27, Dimudahkan Lewat Shirothol Mustaqim.
    Pada malam yang ke-27, di hari kiamat dia melewati jembatan (Shirothol Mustaqiim) dengan mudah lagi cepat laksana halilintar menyambar.
  28. Malam ke-28 Diangkat 1.000 Derajat.
    Pada malam yang ke 28, Allah mengangkat 1.000 derajat baginya di dalam surga.
  29. Malam ke 29, Pahala 1.000 Ibadah haji.
    Pada malam yang ke 29, Allah memberikan kepadanya pahala seribu ibadah haji yang diterima.
  30. Malam ke-30 Balasan Surga.
    Pada malam yang ke 30, Allah berfirman: “Makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar, aku adalah Tuhanmu dan engkau adalah hamba-Ku”.

Wallahu a’lam bish showab.

Bagus PEWJ
(Sumber: Kitab Durrotun Nashihin)

Scroll to Top